Selasa, 17 April 2018

Resensi Novel My Coldest Boyfriend Dan Biografi

  • Resensi Novel My Coldest Boyfriend
identitas buku

- judul            : My Coldest Boyfriend
- pengarang   : itsfiyawn
- tahun terbit : 2016
- penerbit      : Best Media
- halaman      : 400
- kategori      : Romance
- harga buku : Rp.75.000 

sinopsis

Tidak selamanya 'dingin' itu membekukan. Kadang yang 'dingin' itulah bisa jadi yang paling meluluhkan. Seperti dia, yang dingin tapi selalu bisa menumbuhkan cinta. Satu nama yang akan mengantarmu pada pahit manisnya berjuang...

Kenarya Hechira jatuh hati kepada Sena Putra Dirmaga, siswa yang paling 'dingin' seantero sekolah. Mereka sangat bertolak belakang, yang satu menghangatkan karena keramahannya, yang satu penyendiri karena sifatnya yang dingin kepada orang-orang.
Akankah Kena mampu dan sanggup terus berjuang mengeluarkan Sena dari belenggu es yang membalut hatinya? Ataukah dia menyerah pada keadaan dan tak mampu bertahan? Mampukah mereka bersatu diantara jurang perbedaan?


kelebihan dan kekurangan

kelebihan : - Penulisan emosi yang dialami setiap tokoh tersampaikan oleh pembaca
                  - Penulis mencantumkan beberapa lirik lagu disetiap bagian2 novel tersebut
                  - Dibaca 7 juta kali
                  - Alur nya menarik dan membuat penasaran
kekurangan : ada beberapa kata kata yang kurang/susah dimengerti


  • Resensi Biografi Ki Hajar Dewantara    
1. Nama asli nya : Suwardi Suryadiningrat
2. Lahir pada tanggal 2 Mei 1889 di Yogyakarta
3. Wafat di Yogyakarta pada 26 April 1959 
4. Pernah bersekolah di STOVIA namun keluar 
5. Berprofesi sebagai guru dan wartawan
6. Pendiri Taman Siswa 
7. Pendiri Indische Partij
8. Seorang yang sangat kritis dengan tulisan tulisan nya yang menentang penjajahan belanda
9.Sering di buang dan dipenjara karena menentang belanda
10. Setelah masa kemerdekaan beliau menjabat sebagai mentri pendidikan dan kebudayaan
10.  

Study Tour SMP Global Madani 2018

English

Study Tour, January 2018
Our study tour started at Saturday, 20th of January 2018. We traveled on 3 buses.Our first stop was Semarang. We visited Jawa Tengah's Great Mosque to take a bath and pray shubuh, After that went to Klenteng Sam Poo Kong and Lawang Sewu.

 
 














   The second day was PT. Nissin. We learned about the process of making biscuits. We also learned about the hisory of the machines and tools neccessary to make the food. And we ate lunch there too.






  The third day, We went to SMA Taruna in magelang and Ketep pass. And fourth day we went to Agro Wisata Bumi for environmental insight education, Soft-skills, Life skills ,and outbond. after that we went to de Arca & d’Walik to took a picture.



 

 The last destination was Yogyakarta, Kota Gede. Mataram Lama to be specific. We learned about the history of the town. We learned about it by a game we played. At night we watched a play by the townsfolk abot the infamous tale of Ramayana.